Divaldo Alves Bongkar Cerita di Balik Pilih Interclube: Fasilitas Mewah dan Misi Besar
Divaldo Alves, mantan pelatih Persijap Jepara, resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala GD Interclube, klub yang berlaga di Girabola, kasta tertinggi Liga Angola. Ia mengungkapkan alasan utama menerima pinangan Interclube, yaitu ambisi besar klub untuk kembali berjaya setelah cukup lama tidak meraih gelar juara. Divaldo Alves juga terkesan dengan fasilitas mewah yang dimiliki Interclube.
Fasilitas Mewah dan Dukungan Manajemen
Pelatih asal Portugal itu langsung terkesan dengan fasilitas yang dimiliki Interclube. Bahkan, manajemen klub memberikan dukungan penuh untuk kebutuhan teknis hingga pengembangan tim secara modern dan profesional. Divaldo Alves menilai Interclube sebagai klub yang sangat serius membangun masa depan. Ia bahkan mendapatkan ruang kerja pribadi lengkap dengan dukungan departemen scouting yang modern.
“Saya punya ruang pribadi dalam klub, kantor sendiri. Terus scouting department, semua scouting team pertandingan sebelum dan pertandingan sesudah,” kata Divaldo. “Pemain punya rumah sendiri semua, tidak ada satu pun tinggal di mes. Tapi tetap ada kamar-kamar untuk pemain kalau misal ada latihan pagi dan sore supaya bisa istirahat dan makan di klub,” sambungnya.
Membangun Sistem Pembinaan Pemain Muda
Selain membenahi tim utama, mantan pelatih Persik Kediri tersebut juga mendapatkan tugas besar untuk membangun sistem pembinaan pemain muda di Interclube. Menurut Divaldo, Interclube sebenarnya memiliki banyak pemain berbakat dari akademi. Bahkan, cukup banyak talenta muda mereka yang berhasil dijual ke Eropa maupun klub-klub lain di Afrika.
“Masalahnya beberapa tahun terakhir pemain akademi tidak dipakai di tim A. Ketika umur 18 atau 19 tahun mereka langsung ke Eropa,” ungkap Divaldo. “Mereka minta saya buat sistem dari atas sampai bawah, metode latihan, metode kerja, bagaimana attacking, bagaimana defense. Supaya nanti pemain ketika ke tim A, langsung adaptasi cepat dan kita bisa develop pemain untuk masa depan,” lanjutnya.
Tantangan dan Harapan
Satu hal pasti, Divaldo mengaku tertantang dengan proyek besar yang ditawarkan Interclube. Ia menyebut manajemen klub ingin dirinya meninggalkan warisan penting untuk perkembangan sepak bola klub. “Mereka mau saya bikin legacy di sini. Mereka juga tahu saya dari Portugal walaupun saya lahir di Luanda,” tutur pemegang lisensi Pro UEFA tersebut.
Pelatih yang musim lalu menangani PSBS Biak di BRI Super League 2025/2026 itu ingin membawa metode sepak bola Eropa ke Interclube. Harapannya, pemain-pemain muda bisa lebih siap ketika berkarier di Eropa pada masa depan. “Saya bawa sepak bola Eropa supaya mereka bisa juga fokus untuk bikin bisnis masa depan, jual pemain ke Eropa karena pemain sudah siap, tahu metode Eropa bagaimana, bagaimana kerja. Kalau itu semua bisa gabung dengan title, sangat istimewa. Itu yang mereka minta ke saya,” pungkasnya.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Divaldo Alves masih memiliki jalan panjang untuk mencapai kesuksesan bersama Interclube. Namun, dengan fasilitas mewah dan dukungan manajemen, ia optimis dapat membawa klub tersebut kembali berjaya. Dengan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki, Divaldo Alves siap menghadapi tantangan dan membawa Interclube ke puncak kesuksesan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.bola.com/indonesia/read/8130334/cerita-divaldo-alves-terima-tawaran-interclube-dapat-fasilitas-mewah-hingga-misi-bangun-legacy, without altering the facts of the original article.