Ai Ogura Tuai Kritik Gaya Balapnya yang Dinilai Aneh
Momen Penentu di Menit Akhir
Ogura sebelumnya hanya mampu start dari posisi ke-11 dalam delapan seri pembuka musim. Namun, performanya berubah setelah berhasil menembus barisan depan saat kualifikasi di Brno dan Assen. Menariknya, peningkatan performa Ogura sering terlihat ketika balapan memasuki fase akhir. Ketika start dari belakang, ia biasanya membutuhkan waktu untuk menemukan ritme, tetapi kemudian mampu menunjukkan kecepatan yang sangat kuat dengan kondisi ban yang mulai menurun. Pada lap-lap pertama di Assen, Ogura sempat turun ke posisi keempat. Namun perlahan ia membangun kecepatan dan bergabung dengan grup terdepan yang seluruhnya menggunakan motor Aprilia bersama Jorge Martin dan Raul Fernandez. Pada lap ke-18 dari total 26 lap, Ogura berhasil menyalip Martin bersama Fernandez. Setelah itu, ia ambil alih posisi terdepan dengan enam lap tersisa dan mempertahankan keunggulan hingga finis dengan jarak sekitar dua detik, meskipun sempat mengalami masalah pada perangkat pengatur ketinggian motor.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Gaya balap Ogura menjadi sorotan setelah kemenangan tersebut. Rekan setimnya, Raul Fernandez, menilai teknik berkendara pebalap Jepang itu berbeda dibanding pebalap lain. “Melihat Ai mengendarai motor itu cukup aneh, karena gaya yang dia gunakan di atas motor berbeda dari kita semua. Mungkin karena itulah dia cukup kuat di bagian akhir balapan. Dalam data yang kami lihat, performanya semakin membaik,” ungkap Fernandez. Jorge Martin juga memiliki pandangan serupa. Pebalap Aprilia Racing itu menyebut posisi tubuh dan motor Ogura terlihat tidak biasa ketika berada di tikungan. Kata Martin, Ogura seolah seperti terjatuh setiap kali melewati tikungan. “Tapi yang pasti, saat mengikuti Ai, itu aneh karena sepertinya dia mengalami crash di tiap tikungan. Karena (bagian atas tubuhnya) benar-benar rebah, tapi motornya lurus (tegak),” bilang Martin.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Kemenangan Ogura di Assen membuatnya berada di posisi keempat klasemen sementara dengan selisih 25 poin dari Jorge Martin yang memimpin kejuaraan. Teknik yang digunakan Ogura diduga membantu dalam menjaga kondisi ban hingga akhir balapan. Kini, Ogura harus terus menunjukkan performanya untuk dapat bersaing di puncak klasemen.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Ai Ogura masih memiliki jalan panjang untuk mencapai kesuksesan di MotoGP. Dengan gaya balap yang unik dan kemampuan untuk meningkatkan performa di fase akhir balapan, Ogura dapat menjadi ancaman bagi pebalap lain di kejuaraan. Apakah Ogura dapat terus menunjukkan performanya dan bersaing di puncak klasemen? Kita tunggu saja.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://oto.detik.com/otosport/d-8554195/gaya-balap-ai-ogura-disebut-aneh, without altering the facts of the original article.