Klinik Korpagama Luncurkan Program Prolanis, Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia melalui Edukasi Kesehatan

Klinik Korpagama meluncurkan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup lansia melalui edukasi kesehatan. Program ini merupakan bagian dari upaya BPJS Kesehatan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia. Wakil Ketua Sekolah Lansia, Suryono Hadi, mengungkapkan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, tetapi juga peningkatan pengetahuan serta interaksi sosial guna menjaga kualitas hidup lansia.

Program Unggulan Klinik

Program Prolanis awalnya merupakan kegiatan terbatas yang kemudian berkembang menjadi program unggulan klinik karena tingginya antusiasme peserta. Saat ini, jumlah peserta Sekolah Lansia mencapai 27 orang, namun keterbatasan fasilitas membuat pihak pengelola belum dapat menambah anggota baru. Suryono Hadi menjelaskan bahwa pengembangan program ke depan akan mencakup kelas yang lebih besar serta pemanfaatan teknologi digital agar jangkauan peserta semakin luas.

Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia

Selain kegiatan edukasi, peserta juga mendapatkan manfaat dari integrasi layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan, termasuk dalam konsultasi kesehatan, pelayanan obat, pemeriksaan penunjang, dan kegiatan senam. Suryono Hadi menambahkan bahwa sejak bergabung dengan kelompok lansia, para peserta mulai merasakan manfaat dari dukungan BPJS Kesehatan melalui kegiatan senam Prolanis. Dukungan tersebut diwujudkan dalam penyediaan instruktur senam serta konsumsi ringan untuk menambah semangat peserta selama mengikuti kegiatan.

Mengapa Program Ini Penting?

Program Sekolah Lansia ini penting karena lansia memiliki kebutuhan khusus dalam menjaga kesehatan dan kualitas hidup. Dengan meningkatnya usia, lansia lebih rentan terhadap penyakit kronis dan penurunan kemampuan fisik dan mental. Oleh karena itu, program ini diharapkan dapat membantu lansia untuk hidup lebih sehat, mandiri, dan berdaya.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan adanya program ini, diharapkan lansia dapat hidup lebih sehat dan berdaya. Suryono Hadi berharap program Sekolah Lansia dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat jangka panjang bagi para anggotanya. Harapannya, lansia bisa mandiri dan hidup lebih sehat, serta tidak cepat mengalami penurunan daya ingat.

Suryono Hadi juga membagikan pengalamannya dalam menjaga kesehatan paru-paru dengan kontrol rutin di RSIY PDHI Yogyakarta menggunakan jaminan dari BPJS Kesehatan. Ia mengaku setelah menjalani pemeriksaan rutin setiap bulan, ia dinyatakan sembuh pada 2024. Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), untuk memanfaatkan layanan kesehatan secara optimal.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski demikian, Suryono Hadi tetap dianjurkan oleh dokter untuk menjaga kondisi tubuh dengan pengobatan ringan sebagai langkah pencegahan, mengingat faktor usia berisiko memicu kekambuhan. Oleh karena itu, program Sekolah Lansia ini masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh untuk mencapai tujuannya, yaitu meningkatkan kualitas hidup lansia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/health/read/6438309/cerita-sekolah-lansia-klinik-korpagama-perkuat-prolanis-untuk-kualitas-hidup-lansia, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *