Apple Luncurkan M6 Tanpa Varian Pro dan Max, Sebuah Kemunduran Sejak 2020

Apple Luncurkan M6 Tanpa Varian Pro dan Max, Sebuah Kemunduran Sejak 2020 ==================================================================================== Apple dilaporkan tidak akan merilis varian Pro dan Max dari chip M6 untuk lini Mac, dan memilih untuk meluncurkan chip M6 versi standar. Langkah ini menandai perubahan strategi pertama sejak Apple Silicon diperkenalkan pada 2020. Biasanya, Apple merilis chip dasar terlebih dulu, lalu menghadirkan versi Pro, Max, dan Ultra untuk perangkat dengan performa lebih tinggi. ### Momen Penentu di Menit Akhir Perusahaan memilih mengalihkan prioritas pengembangan chip mereka langsung ke generasi M7. Chip M6 versi standar akan dirilis pertama kali di lini MacBook Pro entry-level pada akhir 2026. Meski hanya ada satu varian, M6 diyakini membawa sejumlah peningkatan besar dibandingkan M5. Selain membawa arsitektur memori baru, Neural Engine di M6 juga mengalami peningkatan, serta kenaikan performa di seluruh core pemrosesan. Sektor grafis turut mendapat perhatian. Apple dikabarkan menguji GPU baru dengan konfigurasi hingga 12 core, naik dari batas maksimal 10 core pada M5. GPU ini dirancang untuk menangani beban kerja AI, grafis, dan rendering secara bersamaan. Dengan perubahan ini, Apple berharap dapat meningkatkan kinerja perangkat mereka tanpa harus meningkatkan harga. ### Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda Namun, kabar melegakan datang dari lini iPhone. Hingga saat ini, seluruh seri iPhone yang beredar secara global masih belum mengalami kenaikan harga. Tak hanya itu, perangkat seperti AirPods, Apple Pencil, dan Studio Display juga dijual dalam banderol harga lama. Dari sekian perangkat Apple yang naik harga, lini Mac menjadi kategori dengan lonjakan paling terasa. Salah satu paling terlihat jelas adalah MacBook Neo, laptop entry-level yang baru diluncurkan Apple beberapa bulan lalu. Saat dirilis, MacBook Neo dengan penyimpanan 256GB dijual seharga USD 599 atau sekitar Rp 10,7 jutaan. Kini, laptop tersebut dijual USD 699 atau sekitar Rp 12,58 juta, naik USD 100 dari harga sebelumnya. ### Apa Artinya Ini ke Depan? Kenaikan harga ini merupakan imbas dari lonjakan harga komponen memori di berbagai perangkat Apple. Perubahan harga produk ini sempat dikonfirmasi oleh CEO Apple, Tim Cook, ketika dirinya diwawancara The Wall Street Journal. Kala itu, Tim Cook, menyebut, “sayangnya, kenaikan harga tidak dapat dihindari.” Cook mengatakan, Apple telah berupaya menahan dampak kenaikan biaya agar tidak sepenuhnya dibebankan kepada konsumen. Tapi, kondisi pasar komponen saat ini membuat ruang gerah perusahaan semakin terbatas. “Kami melakukan terbaik untuk mengurangi kenaikan besar dibebankan kepada kami, dan kami telah mencoba melindungi pelanggan kami dari kenaikan tersebut, tetapi situasinya telah menjadi tidak berkelanjutan,” ujarnya. ### Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh Lini M7 tampaknya akan menjadi fokus utama Apple berikutnya. Chip M7 standar dijadwalkan meluncur paling cepat pada paruh pertama 2027. Sementara itu, M7 Pro dan M7 Max dijadwalkan menyusul hadir di lini Mac pada akhir 2027. Untuk M7 Ultra, chip itu diprediksi baru tersedia secara global pada 2028. Lini M7 disebut dirancang dengan fokus besar pada pemrosesan AI on-device. Versi dasar M7 diperkirakan mendukung bandwidth memori sekitar 240GB per detik, lebih tinggi dari M6. Dengan perubahan strategi ini, Apple berharap dapat meningkatkan kinerja perangkat mereka dan meningkatkan pendapatan. Namun, kenaikan harga perangkat mereka dapat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Oleh karena itu, Apple harus terus meningkatkan kinerja perangkat mereka dan memberikan nilai tambah kepada konsumen untuk mempertahankan posisi mereka di pasar.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/tekno/read/8095578/apple-m6-hadir-tanpa-varian-pro-dan-max-pertama-kali-sejak-2020, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *