Legenda MU Kritik Keras: Marcus Rashford Gabung Liverpool adalah Pengkhianatan
Manchester United kembali dihadapkan pada spekulasi mengenai masa depan Marcus Rashford. Kali ini, legenda Setan Merah, Teddy Sheringham, bahkan mengaku tidak akan menutup kemungkinan sang penyerang bergabung dengan rival abadi, Liverpool, meski mengakui langkah tersebut akan terasa sebagai “pengkhianatan terbesar” bagi para suporter MU.
Momen Penentu di Masa Lalu
Marcus Rashford telah menjalani musim yang cukup produktif bersama Barcelona, dengan mencatatkan 14 gol dan 14 assist di semua ajang. Namun, harapan Rashford untuk dipermanenkan Barcelona tidak terwujud. Barcelona justru memilih merekrut kompatriot Rashford di Timnas Inggris, Anthony Gordon, dengan nilai transfer mencapai 70 juta paun.
Rashford kemudian kembali ke MU, meski masa depannya bersama klub masa kecilnya itu masih belum jelas. Sebelumnya, Rashford kehilangan tempat utama saat Ruben Amorim masih menangani MU. Kondisi itu membuat pemain berusia 28 tahun mengakui dirinya siap mencari tantangan baru di luar Old Trafford.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Rashford sempat dipinjamkan ke Aston Villa sebelum akhirnya menjalani musim bersama Barcelona. Belakangan, Tottenham Hotspur juga dikabarkan tertarik memboyong Rashford sebagai bagian dari proyek perombakan skuad yang dipimpin Roberto De Zerbi. Namun, Teddy Sheringham justru menilai kepindahan ke Liverpool bukan sesuatu yang mustahil.
“Marcus Rashford ke Liverpool akan terasa sebagai pengkhianatan terbesar bagi fans Manchester United. Namun bagaimana jika Manchester United memang tidak menginginkannya?” kata Sheringham. “Kalau begitu, sebagai pemain, Anda harus melakukan yang terbaik untuk diri sendiri,” lanjut mantan striker Timnas Inggris tersebut.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Sheringham juga menilai kedua belah pihak semestinya menghormati kontrak yang telah disepakati. Namun, ia menilai MU tetap bisa memanfaatkan situasi tersebut demi kepentingan tim. “Manchester United bisa mencoba mengelola situasi ini untuk mendapatkan hasil terbaik. Dia masih pemain Manchester United, jadi mengapa tidak memanfaatkannya sebagai tambahan kekuatan di lini depan yang dibutuhkan Michael Carrick?”
Sheringham bahkan menilai Rashford masih bisa menjadi aset penting bagi Setan Merah, terutama setelah menunjukkan performa apik bersama Timnas Inggris di Piala Dunia 2026. “Dia bermain di Piala Dunia dan mencetak gol. Dia ada di skuad Anda, jadi manfaatkan itu,” kata mantan pemain Tottenham dan West Ham itu.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kini, masa depan Rashford masih belum jelas. Namun, satu hal yang pasti adalah bahwa MU masih memiliki kendali atas masa depan pemain yang gabung Setan Merah sejak 2015 tersebut. Dengan gaji sekitar 325 ribu paun per pekan dan masih memiliki sisa kontrak selama dua tahun, Rashford masih memiliki banyak hal yang harus dipertimbangkan sebelum membuat keputusan akhir.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.bola.com/inggris/read/8052721/marcus-rashford-ke-liverpool-legenda-mu-sebut-itu-pengkhianatan-terbesar-tapi, without altering the facts of the original article.