Shin Tae-yong Putuskan Fokus ke Persija, Lupakan Hasil Timnas Indonesia
Shin Tae-yong, pelatih asal Korea Selatan yang baru saja menangani Persija Jakarta, memutuskan untuk fokus pada tugas barunya dan melupakan hasil kerjanya sebagai pelatih Timnas Indonesia. Keputusan ini diambilnya setelah menerima tawaran dari manajemen Persija yang memiliki target besar untuk klub, tidak hanya di level domestik tetapi juga di zona Asia.
Fokus Baru di Persija
Shin Tae-yong, yang sebelumnya menangani Timnas Indonesia sejak 2020 hingga Januari 2025, memiliki kenangan manis selama bekerja sama dengan skuad Garuda. Ia berhasil meningkatkan performa tim dan melahirkan pemain-pemain muda berbakat seperti Rizky Ridho, Pratama Arhan, Witan Sulaeman, Ernando Ari, dan Marselino Ferdinan. Namun, ia kini memilih untuk melupakan semua itu dan fokus pada tantangan barunya di Persija.
Menurut Jeong Seok Seo, penerjemah setia Shin Tae-yong, pelatih asal Korea Selatan itu memilih melupakan hasil kerjanya di Timnas Indonesia karena kini fokusnya adalah membawa Persija meraih hasil terbaik di musim 2026/2027. “Jujur, coach Shin datang lagi ke Indonesia karena Persija Jakarta. Jadi, ya itu hal-hal yang sudah berlalu. Sebenarnya tidak perlu kita bahas lagi,” ujar Jeje.
Momen Penentu di Menit Akhir
Shin Tae-yong memiliki banyak kenangan selama menangani Timnas Indonesia, termasuk momen-momen lucu seperti ketika anak-anak asuhnya menceburkannya ke ice bath. “Kenangan banyak, terlebih yang lucu. Masih ingat seperti Rizky Ridho, Marcelino Ferdinan, Witan Sulaeman, Pratama Arhan itu kan memang mulai dari mereka umur 18 tahun sudah sama coach Shin,” kata Jeje.
Keputusan Shin Tae-yong menangani Persija tidak lepas dari target besar yang dipatok manajemen. Persija tidak hanya membidik gelar kasta teratas Indonesia, melainkan juga bisa berbicara banyak di zona Asia. “Hati coach Shin terbuka sejak diajak oleh owner Persija, Pak Nirwan (Nirwan Bakrie). Lalu selesai meeting, mau jadinya. Coach Shin sangat terkesan karena dari manajemen juga ingin membuat Persija tak hanya berprestasi di liga, tapi juga di Asia,” ujar Jeje.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Keputusan Shin Tae-yong menangani Persija memiliki dampak besar bagi klub dan sepak bola Indonesia secara keseluruhan. Dengan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki Shin Tae-yong, Persija diharapkan dapat meningkatkan performa dan bersaing di level domestik dan internasional. Selain itu, keputusan ini juga menunjukkan bahwa Persija memiliki ambisi besar untuk menjadi klub yang berprestasi.
Shin Tae-yong diharapkan dapat membawa Persija meraih kesuksesan dan mengembalikan kejayaan klub. Dengan fokus dan kerja keras, Persija diharapkan dapat menjadi kekuatan baru di sepak bola Indonesia.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Meski memiliki target besar, Shin Tae-yong dan Persija masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh. Persija harus bersaing dengan klub-klub lain yang memiliki ambisi besar dan sumber daya yang cukup. Namun, dengan kemampuan dan pengalaman Shin Tae-yong, Persija diharapkan dapat menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan di sepak bola Indonesia.
Shin Tae-yong dan Persija harus bekerja keras untuk mencapai target dan membuktikan diri sebagai kekuatan baru di sepak bola Indonesia. Dengan fokus dan kerja keras, Persija diharapkan dapat meraih kesuksesan dan mengembalikan kejayaan klub.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.bola.com/indonesia/read/8037654/lupakan-pujian-dan-kritikan-saat-menukangi-timnas-indonesia-shin-tae-yong-kini-benar-benar-fokus-ke-persija, without altering the facts of the original article.