Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi Berat ke PSIM, Denda Rp405 Juta Menghantui

Komdis PSSI menjatuhkan sanksi berat kepada PSIM Yogyakarta berupa denda sebesar Rp405 juta sepanjang musim BRI Super League 2025/2026. Sanksi tersebut berasal dari pelanggaran suporter hingga insiden keamanan yang menjadi perhatian panitia pelaksana pertandingan. PSIM Yogyakarta, klub berjuluk Laskar Mataram, harus membayar denda yang tidak sedikit tersebut.

Kronologi Pelanggaran PSIM Yogyakarta

PSIM Yogyakarta menerima lima kali sanksi berupa denda dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI sepanjang musim lalu. Hukuman pertama dijatuhkan akibat kehadiran suporter pada laga tandang melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur, 8 Agustus 2025. Pada pertandingan tersebut, ribuan suporter PSIM hadir langsung menyaksikan duel pembuka Super League 2025/2026.

Selanjutnya, PSIM kembali dikenai sanksi denda sebesar Rp25 juta pada laga tandang melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), 28 November 2025. Suporter PSIM nekat datang ke markas Persija Jakarta dan kembali melanggar regulasi terkait kehadiran suporter tamu pada partai tandang.

Pada laga terakhir atau pekan ke-34 kontra Arema FC, 23 Mei 2026, PSIM kembali harus membayar denda sebesar Rp25 juta akibat pelanggaran yang sama. Selain itu, PSIM juga dikenai denda sebesar Rp40 juta akibat insiden ledakan petasan di hotel tim tamu sebelum duel kontra Persis Solo pada pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026.

Denda Terbesar Akibat Insiden Penyalaan Flare

Denda terbesar yang diterima PSIM Yogyakarta adalah sebesar Rp290 juta akibat insiden penyalaan flare pada laga kandang terakhir melawan Madura United dalam pekan ke-33 BRI Super League di Stadion Sultan Agung, Minggu, 17 Mei 2026. Komdis PSSI resmi menjatuhkan dua sanksi sekaligus kepada PSIM dan Panpel pertandingan. PSIM dijatuhi denda sebesar Rp250 juta akibat tingkah laku buruk penonton, sedangkan Panpel dikenai denda administratif sebesar Rp40 juta.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Sanksi berat yang diberikan kepada PSIM Yogyakarta diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi klub dan suporter untuk lebih disiplin dan mematuhi regulasi yang berlaku. Denda yang besar dapat mempengaruhi keuangan klub dan berpotensi mempengaruhi performa tim di lapangan. Oleh karena itu, PSIM Yogyakarta harus lebih serius dalam menangani masalah suporter dan keamanan pertandingan.

Selain itu, sanksi ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran suporter untuk tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain. Dengan demikian, PSIM Yogyakarta dapat menjalani musim depan dengan lebih baik dan suporter dapat menikmati pertandingan dengan aman dan nyaman.

Jalan panjang masih harus ditempuh oleh PSIM Yogyakarta untuk memperbaiki diri dan menjadi klub yang lebih baik. Dengan kerja keras dan komitmen yang kuat, PSIM Yogyakarta dapat mengatasi tantangan dan mencapai kesuksesan di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.bola.com/indonesia/read/7981922/deretan-sanksi-komdis-pssi-untuk-psim-di-bri-super-league-20252026-total-denda-tembus-rp405-juta, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *